Ki Amuk Meriam Masjid Agung Banten

Bagi yang mencari destinasi liburan yang unik, Provinsi Banten bisa menjadi pilihan yang tepat. Di Kabupaten Serang, ada Masjid Agung Banten. Ini memiliki hiasan unik dan historis yang disebut Ki Amuk Cannon. Masjid ini terletak di Kabupaten Kasemen. Saat ini, kanon dianggap sebagai fitur terbaik dari struktur semacam itu. Juga, itu cukup berguna saat itu. Penduduk setempat menggunakannya untuk mempertahankan Pelabuhan Karanghantu melawan serbuan musuh. Karena nilai historisnya, hiasan seperti itu telah menarik banyak wisatawan dari waktu ke waktu.

Ki Amuk Meriam Masjid Agung Banten

Nuansa

Dari segi ukuran, tidak cukup besar. Ini terbuat dari perunggu dan beratnya sekitar 7 ton. Bagaimana dengan panjangnya? Ini adalah 3 meter! Diameter ornamen ini adalah 0,70 meter, sebenarnya. Warnanya hitam dan terletak di atas fondasi batu bata. Apa yang membuatnya unik? Beberapa penduduk setempat percaya bahwa itu memiliki kekuatan mistis. Belum lagi juga memancarkan sinar menawan. Ada pagar yang mengelilingi hiasan ini juga. Jika Anda mengunjungi masjid, Anda pun harus sampai di meriam. Ini adalah ciri utama masjid.

Menjelajahi Ki Amuk Cannon

Ki Amuk Cannon sama terkenalnya dengan Jagur Cannon. Namun, hal itu dianggap lebih sakral dibanding yang lain. Menurut sejarah, suara ledakan meriam mampu menakut-nakuti musuh. Juga, ada sebuah cerita di balik meriam tersebut. Ada tentara Demak bernama Jagur dan Amuk. Dipukul oleh beberapa sihir hitam, mereka berubah menjadi meriam. Kekuatan dan aura mereka luar biasa. Tak heran, orang Banten menganggap mereka suci dan berkuasa. Hari-hari ini, datanglah ke Masjid Agung Banten untuk memotret dan menyaksikannya secara langsung.

Ciri hebat lainnya dari Ki Amuk Cannon adalah ayat Arab "akibatul khairi salamtul iman". Ini adalah kalimat yang berarti sebenarnya. Penjaga masjid bisa memberi tahu Anda arti kalimat tersebut. Pastikan untuk mendekati mereka dengan cara yang baik. Dari kiper tersebut, Anda juga bisa mempelajari sejarah meriam. Dikatakan meriam itu sudah ada sejak abad ke-17. Nama itu Desperant. Karena suatu alasan, namanya berubah menjadi Ki Amuk. Tidak ada yang tahu kenapa

Aktivitas wisata terbaik di dekat Ki Amuk Cannon adalah fotografi. Anda bahkan bisa mengambil selfies di depannya. Selanjutnya, itu untuk belajar sejarah. Ada berbagai sumber yang tersedia. Menurut buku, Ki Amuk dibangun oleh Koja Zaenal. Dia mengkhianati Portugis dan memberikan meriam itu kepada orang-orang di Banten. Kemudian, penduduk setempat menggunakannya untuk mempertahankan pelabuhan mereka melawan serangan orang Portugis. Apa berikutnya? Hal terakhir yang harus dilakukan adalah mengunjungi umpan wisata terdekat.

Tempat wisata terdekat
  • Istana Kaibon
  • Masjid Agung Banten
  • Taman Wulandira

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »